Metro, metrouniv.ac.id – Panitia pelaksana kegiatan Visiting Lecture IAIN Metro tahun 2025 yang akan digelar pada 17-18 Februari mendatang telah melakukan berbagai persiapan. Untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan dengan baik, panitia yang berada di bawah koordinasi Pusat Hubungan Internasional pada Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Metro mengadakan rapat secara daring melalui Zoom Meeting. Rapat ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting IAIN Metro, termasuk Rektor, Prof. Siti Nurjahan, Wakil Rektor 2, Prof. Akla, Kepala Biro AUAK, AHmad Supardi para dekan, serta ketua LPM dan panitia pelaksana.
Rapat yang dipimpin oleh Kepala Pusat Hubungan Internasional, Aria Septi Anggaira, membahas progres persiapan yang telah dilakukan untuk menyukseskan kegiatan tersebut. Dalam rapat tersebut, Rektor IAIN Metro, Prof. Siti Nurjanah, memberikan arahan dan menyampaikan apresiasi atas kerja keras tim dalam mempersiapkan acara ini. Beliau juga mengungkapkan bahwa narasumber internasional yang akan hadir, yaitu Ghassim Mahammadi dari Iran, telah lama diharapkan kehadirannya di IAIN Metro.

“Ghassim Mahamadi sebenarnya sudah ingin datang ke IAIN Metro sejak tahun 2022, namun saat itu belum ada kesempatan. Pada tahun 2023, ada kendala anggaran, sehingga baru pada tahun 2024 ini bisa mendatangkan narasumber internasional, dimana saat itu dari Amerika dan dari Mesir,” ujar Rektor.
Diketahui Ghassim Mahmudi sendiri bukanlah nama asing di kalangan akademisi Indonesia. Beberapa kampus PTKIN (Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri) telah menghadirkan beliau sebagai narasumber dalam berbagai kegiatan akademik. IAIN Metro pun telah dihubungi sejak awal tahun ini untuk mengundang beliau, dan berkat kerja keras tim Pusat Hubungan Internasional dan LPM, akhirnya Visiting Lecture ini dapat terlaksana.
Kegiatan Visiting Lecture tidak hanya akan mencakup kuliah umum, tetapi juga penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara IAIN Metro dan IIIS. Rektor IAIN Metro menekankan pentingnya persiapan yang matang dan efisien dalam pelaksanaan kegiatan ini, sesuai dengan instruksi presiden tentang efisiensi anggaran.

“Kita harus menyiapkan segala sesuatunya dengan baik, efektif, dan efisien. Mari kita ikuti dan laksanakan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya, mulai dari pelaksanaan kuliah umum hingga kunjungan ke fakultas dan pascasarjana untuk penandatanganan MoA (Memorandum of Agreement),” pesan Rektor.
Kegiatan diakhiri dengan diskusi teknis pelaksanaan oleh Fakultas dan Pascasarjana.