Metro, metrouniv.ac.id – 22 Oktober 2023, Peringatan Hari Santri di IAIN Metro berlangsung dengan meriah, salahsatunya dilaksanakan melalui upacara bendera yang diadakan di halaman Rektorat. Upacara ini dihadiri oleh civitas akademika, termasuk dosen, tenaga kependidikan, jajaran pimpinan rektorat dan dekanat, serta mahasiswa.

Dalam acara tersebut, berbagai unit kegiatan mahasiswa turut ambil bagian sebagai petugas upacara. Komandan upacara dan danton berasal dari Resimen Mahasiswa (MENWA), sedangkan paduan suara dan dirijen disiapkan oleh Ikatan Mahasiswa Pecinta Alam (IMPAS). Pengibaran bendera dilaksanakan oleh tim pramuka, dan petugas kesehatan berasal dari Korps Sukarela Palang Merah Indonesia (KSR PMI). Tak kurang dari 200 mahasiswa lainnya juga berpartisipasi sebagai peserta upacara, mengenakan dress code hitam putih bersarung dan peci, yang semakin menambah suasana khidmat ala pesantren.

Dalam sambutannya, Rektor IAIN Metro, Prof. Siti Nurjanah, mengawali tahun ini dengan menyampaikan pesan tentang pergantian kepemimpinan nasional. Ia menyampaikan terima kasih kepada Presiden Ir. Joko Widodo dan Wakil Presiden KH. Ma’ruf Amin, serta mengharapkan keberhasilan bagi pemimpin baru Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka (2024-2029). Rektor juga menekankan pentingnya mendoakan pemimpin baru agar Indonesia Emas dapat terwujud.

Prof. Siti Nurjanah kemudian membacakan amanah dari Menteri Agama RI, mengenang perjuangan para santri yang dikenal aktif melawan kolonialisme. Ia mengingatkan bahwa resolusi jihad menjadi tonggak sejarah penting dalam perjuangan melawan penjajah, di mana berjuang adalah fardhu ain. Sesuai tema Hari Santri tahun ini, “Menyambung Juang, Merengkuh Masa Depan”, Rektor mengingatkan santri masa kini untuk melanjutkan perjuangan para pendahulu dengan mengangkat pena dan berkontribusi dalam membangun masyarakat yang lebih baik.

Upacara semakin semarak saat tim paduan suara menyanyikan lagu Hari Santri, yang diikuti oleh seluruh peserta dengan mengepalkan tangan kanan. Acara ditutup dengan doa yang dipanjatkan bersama.

Setelah upacara, seluruh peserta menyerbu stand kudapan dan cendol gratis yang disediakan oleh panitia, menambah keceriaan suasana peringatan Hari Santri di IAIN Metro.

Dengan semangat yang membara, diharapkan peringatan ini dapat menjadi momen untuk terus mengingat dan meneruskan perjuangan para santri dalam membangun bangsa. (Lk)