Metro, metrouniv.ac.id Ada hal menarik dalam gelaran Metro International Converence Islamic On Studies (MICIS) 2019 yang berlangsung di IAIN Metro. Sabtu, (26/10/2019). Apa yang disampaikan oleh Deputy Director Indonesia National Islamic Finance Committee, yakni M. Soleh Nurzaman, Ph.D, bahwa Indonesia pada tahun 2019 menduduki peringkat pertama tentang jasa halal Menurut Global Muslim Travel Index. hal ini menarik sekaligus sebagai prestasi yang cukup bisa diperhitungkan. Selain bidang jasa dan pariwisata, tahun 2019 ini Indonesia juga berhasil berada di posisi teratas terkait dengan keuangan syariah, menurut Islamic Finance Country Index. hal ini disampaikan oleh M. Soleh Nurzaman, Ph.D saat menjadi speakers pada MICIS 2019 di IAIN Metro. Indonesia peringkat pertama soal keuangan syariah versi Islamic Finance Country Index. Tidak perlu merujuk ke Malaysia, namun di Indonesia sudah cukup bagus dalam praktik keuangan syariah. Namun, Indonesia belum mencapai maksimal kesyariahannya soal ekonomi, masih sebatas keuangan saja yang syariah. Kata Soleh Nurzaman. Kedepan, Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) akan terus berupaya mengembangkan ekonomi syariah dengan beberapa langkah. Salah satunya yaitu dengan memperhatikan secara penuh suatu produksi. Bukan hanya memperhatikan hasil outputnya saja, melainakan memastikan kehalalannya dari mulai awal produksi sampai pada output/produk yang dihasilkan. KNKS juga akan menyasar UKM sebagai pihak yang akan terus dikembangkan, sebagai upaya mendorong perekonomian, pengelolaan keuangan secara syariah dan menyalurkannya dalam bentuk keuangan sosial yang berbasis keagamaan dan yang terakhir adalah pemanfaatan teknologi. Bersamaan dengan capaian yang berhasil diraih Indonesia terkait peringkat pertama soal wisata halal dan keuangan syariah, di sisi lain Indonesia masih mempunyai PR besar, yakni untuk menurunkan tingkat konsumtif di Indonesia. Pada akhir tahun 2018, Indonesia dikategorikan sebagai negara yang paling besar tingkat konsumsinya, lebih besar daripada tingkat produksi. Di mata dunia, Indonesia adalah negara paling penting, karena Indonesia adalah pangsa pasar paling besar bagi negara-negara produsen. Soleh Nurzaman menyampaikan bahwa sebagai negara dengan jumlah muslim terbesar, Indonesia ternyata belum mampu menjadi negara produsen, justru produsen dan eksportir terbesar dikuasai oleh negara-negara non-muslim. Negara eksportir dan produsen terbesar dikuasai oleh negara-negara yang notabene bukan negara islam. misalnya Brazil. Kata Soleh Nurzaman. Humas [WP]
Peringkat Pertama Soal Jasa Halal, Indonesia Masih Punya PR Turunkan Sifat Konsumtif
- mainadmin
- 1010