PIMPINAN IAIN METRO LAKUKAN KLARIFIKASI DAMPAK EDARAN EFISIENSI ANGGARAN BAGI DOSEN DENGAN TUGAS TAMBAHAN

WhatsApp Image 2025-03-13 at 14.25.43

Metro, metrouniv.ac.id – Hari ini (13/03/2025), pimpinan IAIN Metro menggelar pertemuan dengan seluruh dosen dan tenaga pengajar yang mendapatkan tugas tambahan untuk memberikan klarifikasi terkait dengan hiruk pikuk yang terjadi di grup dosen dan dampak dari edaran efisiensi anggaran yang dikeluarkan oleh pihak rektorat. Klarifikasi ini disampaikan langsung oleh Rektor IAIN Metro, Prof. Siti Nurjanah yang didampingi Wakil Rektor, Kabiro, Kabag dan tim perencanaan di hadapan dosen dengan tugas tambahan di ruang munaqosyah lt 3 IAIN Metro.

Menurut Prof. Siti, salah satu faktor yang mempengaruhi kebijakan efisiensi ini adalah tidak tercapainya target perolehan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari Uang Kuliah Tunggal (UKT), yang disebabkan oleh penurunan jumlah mahasiswa yang mendaftar di kampus tersebut. Dengan kondisi ini, pihak rektorat terpaksa mengambil langkah-langkah efisiensi untuk menjaga keberlanjutan operasional.

Beberapa solusi yang diusulkan untuk efisiensi antara lain penerapan pembelajaran daring dan penggunaan Learning Management System (LMS) yang lebih optimal. Selain itu, kampus juga akan mengurangi penggunaan daya listrik yang berlebihan. Prof. Siti menegaskan, jika penggunaan tetap normal, maka anggaran kampus hanya dapat bertahan untuk membayar pengeluaran selama empat bulan ke depan.

Terkait dengan anggaran belanja, dilakukan efisiensi dengan memotong belanja barang hingga 60% dan honorarium hingga 40%. Meskipun demikian, Prof. Siti memastikan bahwa kebijakan ini tetap mempertimbangkan kesejahteraan para tenaga honorer yang ada di kampus. Dalam edaran terbaru, dijelaskan bahwa tidak ada pemutusan hubungan kerja untuk tenaga honorer dan mereka tetap akan mendapatkan alokasi pembayaran. Namun, anggaran yang tersedia hanya cukup untuk menggaji mereka hingga bulan depan.

Rektor juga menjelaskan beberapa proyek yang menjadi prioritas tahun 2024, salah satunya adalah renovasi wajah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) yang sudah tidak diperbaharui sejak 2016. Proyek pengecatan ulang FEBI ini direncanakan untuk dilakukan pada bulan Januari 2024.

Selain itu, terkait dengan video trone GAC yang sering digunakan untuk acara besar, Prof. Siti menegaskan bahwa penggunaan alat tersebut sudah direncanakan sejak sebelum adanya edaran efisiensi, dan akunnya berbeda dengan honorarium. Untuk drainase Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FTIK), yang sebelumnya menjadi keluhan banyak pihak, juga akan menjadi prioritas. Meskipun drainase tersebut tidak termasuk dalam bangunan, penyelesaiannya dianggap penting untuk menjaga kenyamanan civitas akademika FTIK.

Pada bagian lain, terkait konsep bangunan terbuka yang menyebabkan kerusakan plafon, pihak kampus memutuskan untuk menambah atap sebagai solusi. Penyedia jasa baru akan memperbaiki plafon setelah atap tersebut selesai dipasang, meskipun kontrak awal sudah selesai.

Rektor juga menjelaskan bahwa akun 52 dan 53 tidak dapat dipindahkan antar akun dan sudah terkunci, hal ini telah diajukan sejak awal 2024. Anggaran efisiensi yang diperoleh nantinya akan dialokasikan untuk memberikan insentif bagi Tenaga Harian Lepas (THL).

Terkait dengan anggaran Akreditasi Lapangan, Prof. Siti mengimbau para Kepala Program Studi (Kaprodi) yang telah melaksanakan akreditasi untuk segera menyusun Surat Pertanggungjawaban (SPJ) agar pencairan dana dapat segera dilakukan.

Dengan klarifikasi ini, diharapkan seluruh pihak di lingkungan IAIN Metro dapat lebih memahami langkah-langkah yang diambil oleh pimpinan universitas untuk menjaga keberlanjutan operasional meski dalam situasi anggaran yang terbatas. (Lk)

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.

socio, echo, techno, preneurship
🔴 LIVE
🔊

Cek koneksi...

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.