Lampung Timur, metrouniv.ac.id — Hari ini Selasa (28/7) Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Pascasarjana UIN Jurai Siwo Lampung resmi menggelar asesmen lapangan. Kegiatan ini akan berlangsung selama dua hari, Senin–Selasa (28–29 Juli 2025). Acara pembukaan diselenggarakan di Gedung Academic Centre (GAC) yang berlangsung semarak, mengusung nuansa budaya dan kebersamaan akademik.

Dua asesor dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK), yakni Prof. Dr. Moh. Ainin, M.Pd dari Universitas Negeri Malang dan Dr. Fatwa Arifah, S.Pd., MA., PD dari Universitas Negeri Jakarta, ditugaskan untuk melakukan validasi dan konfirmasi atas data yang telah disampaikan dalam borang akreditasi Prodi PBA.

Dalam sambutannya, Rektor UIN Jurai Siwo Lampung, Prof. Ida Umami, menegaskan pentingnya asesmen ini bagi masa depan lembaga. Ia berharap hasil terbaik dari asesmen ini. Ia juga menyampaikan bahwa saat proses pengajuan akreditasi dilakukan pada Februari, kampus masih berstatus IAIN Metro. “Kini kita telah resmi menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung. Tahun ini pula, kita memperoleh gedung SBSN Laboratorium Terintegrasi enam lantai, termasuk di dalamnya Laboratorium Bahasa Arab yang nantinya akan memperkuat proses pembelajaran, khususnya di Pascasarjana,” ujarnya.

Suasana pembukaan berlangsung meriah, diawali dengan penampilan Tari Sembah Batin sebagai bentuk penyambutan terhadap para asesor. Nuansa hangat dan formalitas yang menyerupai prosesi wisuda meninggalkan kesan mendalam bagi para tamu, termasuk kedua asesor.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Moh. Ainin menekankan bahwa kedatangan mereka bukan untuk menginvestigasi, melainkan untuk mencocokkan data dengan kondisi lapangan. “Kami ditugasi LAMDIK untuk mengonfirmasi data, bukan sebagai investigator. Tidak perlu tegang, kami di sini sebagai tim lapangan,” tuturnya sambil menyampaikan apresiasi kepada seluruh sivitas akademika atas sambutan yang diberikan.

Usai acara pembukaan, asesmen dilanjutkan di ruang khusus yang telah disiapkan oleh panitia. Di ruang tersebut, telah hadir berbagai pemangku kepentingan, antara lain Direktur Program Pascasarjana, Prof. Dr. Suhairi, Kaprodi PBA S2, Dr. J. Sutarjo, didampingi jajaran pimpinan lainnya, para dosen, tenaga kependidikan, serta sejumlah mahasiswa dan alumni yang dihadirkan sebagai sampel untuk sesi wawancara dan klarifikasi data.

Sebagai informasi, borang akreditasi Prodi PBA telah disubmit pada Februari 2025 setelah mengalami beberapa kali perbaikan. Prodi ini sebelumnya meraih akreditasi B, dan asesmen ini menjadi momentum penting untuk mendorong peningkatan mutu akademik dan capaian institusional ke tingkat yang lebih tinggi.
(Lk/Ss)