Aceh Tamiang, metrouniv.ac.id – Kuliah Kerja Nyata (KKN) Melayu Serumpun yang berlangsung di Aceh Tamiang, Aceh Timur, terus berjalan sejak 20 Juli dan akan berakhir pada 28 Agustus mendatang. Kegiatan ini melibatkan kelompok-kelompok dari berbagai perguruan tinggi keagamaan Islam di Sumatera, yang disesuaikan dengan kondisi lokal untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Di antara peserta KKN adalah kelompok dari IAIN Metro, yang terdiri dari empat mahasiswa, termasuk Robi Nurhadi, mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam angkatan 2022. Robi, yang memiliki ketertarikan dan pengalaman dalam bidang seni, serta aktif di UKM IMPAS IAIN Metro, mengusung program kerja berupa seni pertunjukan teater untuk SMAN 1 Tenggulun, Aceh Tamiang.
Sejak Selasa, 30 Juli 2024, Robi dan timnya telah memulai pendampingan dan pelatihan teater untuk siswa-siswi SMAN 1 Tenggulun. Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk sanggar seni di sekolah tersebut, yang sebelumnya belum memiliki fasilitas serupa. Teater, yang merupakan seni pertunjukan drama dengan gerak, tarian, nyanyian, dan dialog, diharapkan dapat memberikan hiburan sekaligus pesan moral kepada penonton.
Utami, salah satu guru di SMAN 1 Tenggulun, mengungkapkan bahwa meskipun ia memiliki pengalaman dalam teater, realisasi ekstrakurikuler teater di sekolah belum memungkinkan. “Ibu pernah aktif dalam Teater Nol, tapi sulit untuk mengimplementasikan ekstrakurikuler teater di sini. Dengan adanya mahasiswa KKN, harapan kami dapat terealisasi,” kata Utami.

Latihan dan pendampingan ini akan berlangsung secara rutin dengan target pementasan pada perayaan HUT RI ke-79. Selain teater, Robi Nurhadi juga merencanakan untuk mengembangkan bakat seni siswa dalam lima bidang: teater, musik, rupa, sastra, dan tari. Program ini bertujuan untuk menciptakan ruang bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas dan bakat mereka. (Rb-Lk)