PSGA IAIN METRO JADI MITRA RUMAH KITAB DALAM POGRAM WE LEAD

63WhatsApp-Image-2020-12-08-at-22.35.39.jpeg

metrouniv.ac.id– Selasa, 08 Desember 2020, PSGA IAIN Metro bersama 17 lembaga lainnya mengikuti Pelatihan gender bagi Mitra Program We Lead secara online. Penelitian ini akan berlangsung selama 3 hari, 8, 14, & 17 Desember 2020  dengan materi dasar mengenai konsep dasar gender, gender sebagai alat analisis, hubungan gender dan agama.

 

Pelatihan ini merupakan jawaban dari hasil assesmen mitra Rumah KitaB untuk program We Lead yang dilakukan sejak Juli 2020 lalu. Kebutuhan sebagian mitra akan pengetahuan gender dan operasionalisasinya untuk alat analisis dan advokasi dipenuhi melalui training gender secara berjenjang.

 

Hadir sebagai narasumber Ibu Lies Marcoes, Achmat Hilmi, Jamaludin Muhammad, Fayyaz Mumtaz dan beberapa tim fasilitator yang sangat apik meracik kegiatan secara online dan tetap interaktif. Pelatihan ini dikelola dengan sangat professional, melalui assessment kebutuhan, pemenuhan bahan pelatihan yang dikirim melalui ekspedisi dan versi PDF, dan penggunaan aplikasi digital yang membuat pelatihan online ini tetap semarak dan menyenangkan.

 

Lembaga mitra yang terlibat mengirimkan masing-masing dua utusan sebagai peserta. Mufliha Wijayati dan  Nency Della Oktora hadir sebagai perwakilan dari PSGA IAIN Metro.   Mufliha mengatakan, pelatihan gender semacam ini penting diikuti dan dilaksanakan untuk recharging pengetahuan sekaligus mengasah terus sensitifitasnya. Gender, bukan semata-mata pengetahuan, namun juga sebagai sebuah perspektif dan juga alat analisis. Maka, ibarat pisau gender, harus terus diasah agar terjaga ketajamannya. 

 

Dalam kerangka acuan kerja pelatihan dijelaskan bahwa analisis gender dilakukan tidak dalam konteks untuk melawan atau bahkan menaklukkan dominasi laki-laki. Bukan pula kepanjangan tangan dari agenda barat untuk menghancurkan budaya timur atau Islam. Analisis gender hadir untuk melengkapi piranti analisis sosial, analisis budaya, yang pada titik tertentu tidak mampu mengulik pengalaman dan kebutuhan khas baik untuk laki-laki maupun perempuan.

 

Sensistifitas gender yang diasah dan ditajamkan melalui pelatihan ini diharapkan menjadi bekal untuk menjalankan kerja-kerja sosial dan kemanusian yang selama ini sudah dilakukan oleh lembaga mitra program We Lead baik perguruan tinggi, lembaga penyedia layanan, maupun pondok pesantren, “Semoga, kerjasama yang dibangun Rumah KitaB bersama lembaga mitra melalui program We Lead ini,  membawa kemaslahatan seluas-luasnya bagi masyarakat” ungkap Mufliha. (Rls/muf)

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.

socio, echo, techno, preneurship
🔴 LIVE
🔊

Cek koneksi...

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.