Jakarta, metrouniv.ac.id- Selasa (30/04) Rektor beserta admin pengadaan CPNS IAIN Metro menghadiri undangan Sekretriat Jenderal Kementerian Agama (SeKemenag) mengenai penyampaian hasil persetujuan teknis Nomor Induk Pegaai (NIP) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan security paper tahun 2018. Agenda dilaksanakan di Auditorium H.R Rasyidi Kemenag di Jalan M.H Thamrin No. 6 Jakarta.
Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh Rektor Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) beserta masing-masing admin dari setiap satuan kerja (Satker). Bagi seluruh CPNS, pembagian NIP menjadi momen yang paling dinantikan, karena NIP menjadi ciri khas status PNS yang baru saja mereka terima.
Pada kesempatannya , Menteri Agama memberikan amanah melalui Sekjen, ia mengatakan bahwa seluruh Satker yang menerima CPNS wajib memantau personal masing-masing CPNS, karena meskipun sudah melalui proses rekruitmen untuk mendapatkan SDM yang berkualitas, seperti ujian Cat, wawancara mengenai wawasan Keagamaan yang moderat, serta pemahaman Kebangsaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), akan tetapi SDM tersebut perlu dipantau pada masa uji satu tahun berikutnya. “Karena kita tidak ingin ASN Kemenag meski kompetensi akademisnya bagus, tapi tidak memiliki pemahaman keagamaan dan kebangsaan yang benar” tegasnya.
Setelah mengikuti kegiatan, Enizar (Rektor IAIN Metro) merasa bersyukur karena telah menerima sebanyak 55 NIP CPNS yang terdiri dari calon dosen dan calon pustakawan IAIN Metro. Menurutnya, masih ada satu orang lagi yang sampai saat ini masih diproses. Namun diantara satker lain, hanya IAIN Metro yang telah menerima berkas yang mencapai 98%, “mudah-mudahan yang satu pun dapat selesai hari ini”harapnya. (humas)