Sekjen Kemenag Buka Workshop Pembinaan SDM Pengelola Data dan Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2024

foto penbukaan setjen 1

Bogor, metrouniv.ac.id. –  Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Prof. Muhammad Ali Ramdhani, secara resmi membuka Workshop Pembinaan SDM Pengelola Data dan Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2024 di Lorin Sentul Hotel pada Selasa sore (8/10/2024). Kegiatan ini diikuti oleh hampir seratus peserta, termasuk perwakilan dari Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN), kantor wilayah Kementerian Agama dari seluruh Indonesia, dan peserta dari eselon 1 Kementerian Agama RI. Workshop ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai dari 8 hingga 11 Oktober 2024.

Acara dimulai dengan laporan yang disampaikan oleh Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi (HDI) Kementerian Agama, Akhmad Fauzin. Dalam laporannya, Fauzin menekankan pentingnya peningkatan kompetensi SDM dalam pengelolaan informasi publik agar Kementerian Agama dapat terus menjadi badan publik yang informatif.

Fauzin juga memaparkan prestasi Kementerian Agama dalam keterbukaan informasi publik.

“Kementerian Agama terus mengalami peningkatan, dari tahun 2017 sebagai badan publik cukup informatif, tahun 2021 menuju informatif, dan pada tahun 2023 meningkat sebagai badan publik yang informatif,” ujarnya. Dia berharap workshop ini akan membawa peningkatan yang lebih baik lagi dalam keterbukaan informasi di masa mendatang.

“Dengan peningkatan pelayanan digital yang terus dilakukan oleh Kementerian Agama melalui Pusaka Super Apps dan program Satu Data Kementerian Agama, serta kegiatan hari ini, diharapkan hasilnya akan lebih baik ke depan,” tambah Fauzin dalam laporannya.

Dalam sambutannya, Prof. Muhammad Ali Ramdhani menekankan pentingnya validitas dan reliabilitas data dalam mewujudkan Satu Data Kementerian Agama.

“Data adalah pengukuran yang harus valid dan reliable. Untuk penyatuan data di Kementerian Agama, data tersebut harus memenuhi kriteria ini, sehingga bisa diwujudkan dalam satu sistem yang terintegrasi,” ujar Ramdhani. Ia juga menegaskan pentingnya menyelesaikan masalah penyatuan informasi agar data yang dihasilkan valid dan dapat diandalkan.

Setelah menyampaikan sambutannya, Prof. Muhammad Ali Ramdhani secara resmi membuka kegiatan workshop tersebut.

Kegiatan hari pertama dilanjutkan dengan penyampaian materi secara paralel oleh Stafsus Menteri Agama, Juru Bicara Kementerian Agama, dan Staf Ahli Menteri Agama RI. (ss_humas)

 

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.

socio, echo, techno, preneurship
🔴 LIVE
🔊

Cek koneksi...

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.