Jakarta, metrouniv.ac.id — Dalam rangkaian kunjungan terkait penandatanganan prasasti peresmian empat gedung baru di IAIN Metro yang telah dibangun sejak tahun 2022 hingga 2024, Rektor IAIN Metro, Prof. Siti Nurjanah, didampingi oleh Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan, Prof. Akla, serta Kepala Biro AUAK, Ahmad Supardi, memanfaatkan momen ini untuk berkonsultasi mengenai pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) di perguruan tinggi.
Dalam konsultasi tersebut, Rektor IAIN Metro bertemu dengan Inspektur Jenderal Kementerian Agama RI, Faisal Ali Hasyim, yang turut didampingi oleh Ahmad Hidayatullah, Kepala Biro Keuangan dan Barang Milik Negara (BMN) Setjen Kemenag RI yang baru dilantik pada Senin Pagi (14/10/2024)
Pada kesempoatan tersebut, Rektor yang didampigi oleh Wakil Rektor II dan Kepala Biro, medaptkan arahan tentang pengeloalan BMN dan penyusuan RK BMN dari Faisal yang juga memberiakn arahan kepada Kepala Biro Keuangan dan BMN Kemenag.
Faisal Ali Hasyim menekankan pentingnya pengelolaan BMN yang tertib dan sesuai dengan aturan yang berlaku. Ia juga mengingatkan bahwa penyusunan Rencana Kebutuhan Barang Milik Negara (RKBMN) yang harus direncanakan minimal dua tahun sebelumnya.
Menanggapi arahan tersebut, Rektor IAIN Metro, Prof. Siti Nurjanah, menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan pengelolaan BMN di IAIN Metro.

“Kami akan berusaha sebaik mungkin untuk memastikan BMN dikelola dengan tertib dan penyusunan RKBMN dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ungkapnya.
Konsultasi yang dilakukan di Lantai 2 Kantor Kementerian Agama RI (Seini-14/10/2024) ini menjadi langkah strategis bagi IAIN Metro dalam mempersiapkan tata kelola BMN yang lebih baik di masa mendatang, seiring dengan pengembangan infrastruktur yang sedang berlangsung di kampus tersebut, dalam menuju kampus menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung. (ss_humas)