Metro, metrouniv.ac.id – IAIN Metro terus melakukan berbagai upaya dalam menjaga dan mengelola aset Barang Milik Negara (BMN). Upaya ini mencakup seluruh tahapan dari perencanaan, pengadaan, penggunaan, pemanfaatan, pengamanan, pemeliharaan, penilaian, pemindahtanganan, pemusnahan, penghapusan, hingga pengendalian aset.
Mulai Selasa (12/11/2024) hingga Kamis (14/11/2024), IAIN Metro berpartisipasi dalam kegiatan AsetTalk yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Lampung Bengkulu. Sebagai bagian dari wilayah binaan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Metro, IAIN Metro aktif mengikuti berbagai sesi yang diadakan secara virtual melalui Zoom dan disiarkan secara langsung di YouTube.
Pada hari pertama (12/11/2024), AsetTalk membahas optimalisasi pengelolaan BMN untuk peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), yang mencakup materi pemanfaatan BMN melalui sewa dan pengurusan piutang negara pada kementerian/lembaga serta pemerintah daerah. Di samping itu, dibahas pula materi Crash Program, PP 28 tahun 2022, dan penghapusan piutang negara/daerah.

Hari kedua (13/11/2024) bertepatan dengan peringatan HUT ke-18 DJKN. AsetTalk mengangkat tema penilaian dan teknik penaksiran BMN, khususnya terkait kendaraan. Materi yang dibahas meliputi peraturan Menteri Keuangan KMK 75 tahun 2024, penipuan lelang, dan reengineering lelang.
Pada hari ketiga (14/11/2024), AsetTalk membahas dua tema utama, yaitu inovasi layanan pengelolaan kekayaan negara dan aspek kehumasan serta kepatuhan internal. Materi yang disajikan meliputi SIMAN V2, layanan TAPIS LAMKULU, aplikasi Bramakumbara, serta strategi media handling dan benturan kepentingan dalam komunikasi.

IAIN Metro mengutus dua perwakilan untuk menghadiri kegiatan ini, yaitu Eko Prasapto sebagai tim pengelola BMN dan perwakilan tim humas. Kepala Biro AUAK IAIN Metro, Ahmad Supardi, menyatakan bahwa keikutsertaan dalam AsetTalk sangat penting dalam mendukung pengelolaan aset yang lebih optimal di IAIN Metro.