Metro, metrouniv.ac.id — Kabar membanggakan datang dari Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI), Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Jurai Siwo Lampung. Salah satu dosen terbaiknya, Much Deiniatur, M.Pd., resmi terpilih sebagai mentor dalam program internasional TESOL Self-Study Course: Teaching and Assessing Young Learners (TAYL). Program ini diselenggarakan oleh Office of English Language Programs, Bureau of Educational and Cultural Affairs pada U.S. Department of State, bekerja sama dengan TESOL International Association.

Penunjukan ini merupakan pengakuan atas kompetensi dan dedikasi Much Deiniatur dalam bidang pengajaran Bahasa Inggris, khususnya dalam konteks pendidikan anak usia dini dan dasar. Dalam surat penugasan resmi yang ditandatangani oleh Kevin McCaughey, Direktur Regional English Language Office (RELO), Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta, disebutkan bahwa program TAYL ditujukan untuk meningkatkan kapasitas guru dalam mengajar dan menilai kemampuan Bahasa Inggris siswa kelas 3, baik di tingkat SD, SMP, MI, maupun madrasah ula.

Lebih dari 1.600 guru dari berbagai daerah di Indonesia tercatat sebagai peserta kursus ini. Untuk mendukung proses pembelajaran, panitia menunjuk 90 dosen dari berbagai perguruan tinggi—termasuk dari jejaring APSPBI/TBI PTKI—untuk bertugas sebagai mentor. Much Deiniatur menjadi salah satu figur akademisi yang dipercaya untuk mendampingi para guru dalam memperkuat kompetensi pedagogis mereka.
Program TAYL dirancang sebagai kursus daring mandiri berdurasi 60 jam, yang mencakup materi mengenai pengajaran kosa kata, struktur bahasa (grammar), strategi komunikasi, serta teknik penilaian pembelajaran siswa. Setiap kelompok belajar akan didampingi oleh dua mentor, dengan jumlah peserta antara 25 hingga 30 guru.

Dalam perannya sebagai mentor, Much Deiniatur tidak hanya bertindak sebagai fasilitator pembelajaran, tetapi juga sebagai penghubung utama antara peserta, RELO, dan TESOL International. Beliau akan mengelola kelompok belajar virtual melalui platform seperti WhatsApp, memberikan bimbingan akademik dan teknis, serta memastikan terciptanya suasana belajar yang inklusif, aman, dan produktif.

Dalam surat pengangkatan, Kevin McCaughey menyampaikan apresiasi yang tinggi atas partisipasi para mentor, seraya menyatakan:
“Terima kasih telah mengambil langkah dalam upaya bersama untuk mendukung pemerintah Indonesia memperkenalkan kembali bahasa Inggris di kelas 3.”
Partisipasi Much Deiniatur dalam program ini bukan hanya menjadi prestasi individual, tetapi juga representasi dari komitmen UIN Jurai Siwo Lampung, khususnya Prodi TBI, dalam mendukung upaya peningkatan kualitas pendidikan Bahasa Inggris di Indonesia melalui kolaborasi global.
(Lk/Den)