Metro, metrouniv.ac.id — Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung melaksanakan Ujian Masuk (UM) Jalur Mandiri dengan tahapan tes wawancara dan baca tulis Al-Qur’an. Sebanyak 139 peserta mengikuti seleksi yang berlangsung di Gedung Ibnu Maskawaih, Kampus I, sejak pukul 08.00 hingga 12.00 WIB.

Proses seleksi dilakukan di 14 ruang ujian dengan melibatkan para dosen sebagai penguji. Tes ini menjadi bagian penting dalam proses penerimaan mahasiswa baru, tidak hanya untuk menilai kelayakan akademik calon mahasiswa terhadap program studi pilihannya, tetapi juga sebagai instrumen pemetaan kemampuan dasar baca tulis Al-Qur’an.

“Tes ini membantu memetakan kemampuan calon mahasiswa, khususnya dalam baca tulis Al-Qur’an, yang nantinya akan menjadi rekomendasi untuk pembinaan di Ma’had,” jelas Rofiah, S.Ag., salah satu panitia UM Mandiri.


Respon positif datang dari para peserta. Aya, calon mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Arab, mengaku cukup percaya diri. “Sekitar 85 persen soal bisa saya jawab, saya optimis,” ujarnya.

Sementara itu, Azis, peserta yang memilih Prodi Ilmu Hadits, menyatakan seluruh soal dapat ia jawab dengan baik. Azis sebelumnya merupakan mahasiswa di Suriah yang terpaksa menghentikan studi akibat konflik bersenjata.

Terkait pelayanan panitia, baik Aya maupun Azis menyampaikan apresiasi. Mereka merasa sangat terbantu, terutama dengan pendampingan langsung saat proses pendaftaran dan komunikasi yang terjalin aktif melalui grup WhatsApp.
Ujian ini menjadi langkah penting UIN Jurai Siwo dalam menjaring calon mahasiswa berkualitas, sekaligus memastikan kesiapan spiritual dan akademik mereka sejak awal masa studi.
(Lk/Fsl))