Metro, metrouniv.ac.id– Komitmen UIN Jurai Siwo Lampung (Jusila) dalam membangun sinergi dengan lembaga pesantren kembali dibuktikan melalui kehadiran Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Prof. Akla, dalam acara Haflah Akhirussanah Pondok Pesantren Mamba’ul Ulum Kota Metro, Sabtu (12/07/2025). Turut mendampingi, Mudir Ma’had Al-Jami’ah UIN Jusila, Taufid Hidayat Nazar.
Acara yang dimulai pukul 08.30 WIB ini menjadi momentum puncak akhir tahun pelajaran di pesantren, sekaligus ajang unjuk prestasi para santri, termasuk 19 mahasiswa UIN Jusila yang selama ini mengikuti program pembinaan kepesantrenan di bawah naungan Ma’had Al-Jami’ah dan bermitra dengan Ponpes Mamba’ul Ulum.

Dalam suasana yang khidmat dan penuh kekeluargaan, para mahasiswa tampil membawakan berbagai hafalan dan kemampuan keilmuan pesantren. Penampilan yang disuguhkan antara lain Qira’atul Qur’an bil Hifzi, hafalan Kitab Amtsilatut Tashrifiyah, Kitab Alaa Alaa, hingga Aqidatul Awwam. Suguhan tersebut mendapat apresiasi tinggi dari para tamu undangan, termasuk para pengasuh pondok, wali santri, dan pimpinan pesantren mitra.
Dalam sambutannya, Prof. Akla menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan atas dedikasi Ponpes Mamba’ul Ulum dalam mendampingi proses pendidikan mahasiswa UIN Jusila. Menurutnya, pesantren telah menjadi tempat penting dalam pembentukan karakter mahasiswa, tidak hanya dari sisi keilmuan Islam, tetapi juga dalam membangun akhlak dan spiritualitas.
“Pendidikan pesantren bukan hanya mengajarkan ilmu, tapi juga membentuk pribadi. Ini adalah modal utama untuk menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara kampus dan pesantren, di mana pesantren menjadi penyeimbang antara kemajuan sains dan teknologi dengan fondasi nilai-nilai keagamaan.
Sebagai simbol berakhirnya program pembinaan Ma’had, Prof. Akla secara resmi menerima kembali 19 mahasiswa peserta program dan menitipkan harapan agar semangat kepesantrenan tetap mereka bawa ke dalam kehidupan kampus maupun di tengah masyarakat.
Acara ditutup dengan doa yang dipimpin langsung oleh Mudir Ma’had Al-Jami’ah, Taufid Hidayat Nazar, sekaligus menjadi penanda eratnya kolaborasi antara dunia akademik dan pesantren dalam membina generasi muda yang berilmu dan berakhlak mulia.
kontributor: Fsl
editor: ss_humas