Metro, metrouniv.ac.id – UIN Jurai Siwo Lampung kembali membuktikan perannya sebagai perguruan tinggi yang aktif mendorong terciptanya masyarakat literat di Kota Metro dan sekitarnya. Hal itu ditunjukkan dengan kehadiran para sivitas akademika sebagai narasumber dalam gelaran Festival Literasi 2025 yang diselenggarakan Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (Dispusarda).
Festival yang berlangsung sejak Selasa (23/09/2025) hingga Kamis (25/09/2025) ini menghadirkan beragam kegiatan, mulai dari perlombaan, talkshow, hingga Lapak Baca “100.000 Buku” yang diikuti berbagai lembaga pendidikan, instansi pemerintah, organisasi masyarakat, hingga UMKM.

Pada hari kedua, Rabu (24/09/2025), Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Jurai Siwo Lampung, Prof. Dedi Irwansyah, sukses menarik perhatian audiens lewat materi bertema “Literasi Digital di AI untuk Gen Alpha”. Talkshow yang berlangsung di lingkungan Dispusarda Metro itu dipadati peserta dari berbagai kalangan, mulai dari siswa SD, MI, SMP, SMA/SMK, mahasiswa, hingga masyarakat umum.

Selain Prof. Dedi, hadir pula Wakil Wali Kota Metro, M. Rafiq Adi Pradana, serta Agus Riyanto, penggiat literasi Relima Provinsi Lampung sekaligus alumni Pascasarjana UIN Jurai Siwo Lampung. Kehadiran mereka memperkaya diskusi dengan perspektif yang relevan terkait perkembangan literasi digital di era kecerdasan buatan (AI).
Dalam paparannya, Prof. Dedi menegaskan bahwa literasi bukan hanya milik generasi Alpha, melainkan semua generasi.
“Setiap zaman memiliki karakteristik dan tantangannya masing-masing. Literasi harus selalu disesuaikan dengan perkembangan zaman. Generasi muda saat ini memang lebih mudah mengakses bacaan digital, namun buku cetak tetap memiliki peran penting sebagai jendela dunia,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Metro mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat dalam mengikuti Festival Literasi. Ia menekankan bahwa Pemerintah Kota Metro berkomitmen mendorong peningkatan budaya literasi sebagai fondasi penting pembangunan sumber daya manusia.
Menariknya, sesi tanya jawab juga diwarnai partisipasi aktif para Duta Kampus serta pegawai Perpustakaan UIN Jurai Siwo Lampung yang hadir mengikuti kegiatan. Mereka mengajukan pertanyaan kritis mengenai tantangan literasi digital di Kota Metro, yang kemudian berkembang menjadi diskusi interaktif dan inspiratif.
Usai kegiatan talkshow Wakil Rektor I, Prof. Dedi Irwansyah menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah postif Pemerintah Kota Metro yang berkolaborasi dengan para akdemisi dalam mewujudkan penguatan minat baca masyarakat di era digital khussunya para generasi baru.
“Festival Literasi 2025 ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, komunitas literasi, dan masyarakat dalam menumbuhkan budaya baca sekaligus memperkuat kemampuan literasi digital, khususnya bagi generasi penerus bangsa yang akan membawa Indonesia kedepan,” ungkapnya.