Metro, Metrouniv.ac.id–Selasa (22/05/2018) Sejumlah calon mahasiswa IAIN Metro melaksanakan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri ( UM-PTKIN) bertempat di kampus I Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Metro. Ujian dimulai pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 12.15 WIB
Materi yang diujikan dalam UMPTKIN ini adalah Tes Kemampuan Dasar (TKD) yang dilangsungkan dari pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 09.45 WIB. selanjutnya Tes Kemampuan Bidang (TKB) berlangsung pada pukul 10.15 sampai dengan pukul 12.15 WIB yang ditujukan kepada peserta kategori Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dan Ilmu Pengetahuan Campuran (IPC).
Pelaksanaan Ujian kali ini dilakukan melalui 2 sistem, yakni PBT (Paper Based Test) dan CBT (Computer Based Test). Peserta ujian mengisi formulir pendaftaran terlebih dahulu, yang di dalamnya berisi pilihan mengenai sistem tes. Kemudian peserta mengikuti pelaksanaan tes sesuai dengan pilihan pada kolom formulir tersebut. Panitia UMPTKIN IAIN Metro menyediakan 40 seat untuk ujian sistem CBT. Sistem CBT pada UMPTKIN memang baru pertama diterapkan di IAIN Metro. Ujian berjalan lancar dan tepat waktu.
Dilansir dari data yang dikemukakan oleh panitia pelaksana, jumlah pendaftar IAIN Metro jalur UMPTKIN yakni sebanyak 1.394 peserta yang terdiri dari kategori IPA, IPS dan IPC. Sampai pada hari pelaksanaan Tes, jumlah ini berkurang sebanyak 68 orang, yang diakumulasi baik dari ujian sistem CBT maupun PBT. Panitia pada pelaksanaan UMPTKIN 2018 IAIN Metro sejumlah 140 orang yang terdiri dari 34 Panitia lokal (administrasi), 70 orang pengawas, dan 36 orang penanggungjawab ruang.
Pelaksanaan Ujian menggunakan gedung perkuliahan (Gedung I, M, N, O) , Gedung Serba Guna (GSG), Gedung Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (TIPD), serta Gedung Akademik bagi peserta yang berkebutuhan khusus.
Pimpinan IAIN Metro, dalam hal ini Rektor, Wakil Rektor I dan Wakil Rektor II meninjau langsung ke seluruh lokasi pelaksanaan. Peninjauan dimulai pukul 08.05 WIB sampai dengan pukul 09.08 WIB.
Mengenai pelaksanaan UMPTKIN, Wakil rektor I bidang akademik dan kelembagaan, Dr. Suhairi, MH mengapresiasi kinerja panitia UMPTKIN IAIN Metro 2018. Meskipun masih ada kekurangan di beberapa hal, seperti cacat soal dan lain sebagainya, namun hal tersebut mampu diatasi oleh panitia. Ia mengungkapkan bahwa antusias peserta terlihat sejak sebelum pelaksanaan, “Banyak yang melakukan pratinjau ruangan sebelum hari-H dan peserta hadir tepat waktu” ungkapnya. Dr. Suhairi, MH juga berharap agar pada UMPTKIN 2019, IAIN Metro mampu menambah kuota peserta pada Ujian sistem CBT.
Ditemui di ruangannya, Rektor IAIN Metro, Prof. Dr. Enizar, M.Ag menyampaikan kenaikan minat calon mahasiswa untuk berkuliah di IAIN Metro dari tahun sebelumnya. Selain itu juga, pada tahun ini IAIN Metro memberikan kesempatan mendaftar bagi calon mahasiswa berkebutuhan khusus. Melihat ruangan yang kurang memadai, rektor juga berencana akan menambah lokasi tes di Kampus II IAIN Metro pada UMPTKIN 2019 mendatang.
Senada dengan Wakil Rektor I, Prof.Dr.Enizar, M.Ag juga berharap calon mahasiswa yang nantinya akan diterima di IAIN Metro adalah yang terbaik, yakni seseorang yang mau dan mampu beradaptasi dengan kurikulum dan melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan baik. Dalam kaitannya dengan penerimaan mahasiswa, ia juga menyampaikan bahwasannya IAIN Metro membuka kesempatan dari berbagai kalangan untuk bisa mendaftar dan berkuliah di IAIN Metro “Kita tidak membedakan darimana ia berasal, baik agama, suku atau ras” ujarnya mengakhiri. (Sufia-Protokoler/Humas)