Metro, metrouniv.ac.id- Bertepatan dengan Dies Natalis Ke-53, IAIN Metro kembali menggelar Wisuda kepada 477 mahasiswa Pascasarjana, Sarjana dan Diploma III di GSG IAIN Metro (27/08). Di era kenormalan baru ini wisuda IAIN Metro dilaksanakan sesuai ketentuan yang ditetapkan oleh Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Covid-19 Kota Metro dengan menyelenggarakan pemindahan kuncir toga secara bertahap sebanyak 14 kali prosesi. Untuk memastikan pelaksanaan sesuai ketentuan, Satgas Covid-19 Kota Metro memantau langsung pelaksanaan wisuda. Selain itu pihak kampus juga meminta bantuan pihak kepolisian Polres Metro, Polres Lampung Timur, Polsek Metro Timur dan Polsek Batanghari Untuk memastikan pelaksanaan sesuai dengan standar protokol kesehatan di era New Normal. Acara ini dihadiri langsung oleh Direktur Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Kemenag, Arskal Salim GP.
Wisudawan berasal dari empat fakultas dan satu program pascasarjana diantaranya Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) diantaranya jurusan PAI (69), PBA (26), TBI (34), PGMI (48), PIAUD (6). Fakultas Syariah diantaranya jurusan HKI (23), HESy (50). Selanjutnya Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) berhasil meluluskan jurusan DIII PBs (3) dan ESy (78). Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) juga meluluskan mahasiswa KPI (15) dan BSA (4). Terakhir, Program Pascasarjana meluluskan mahasiswa PAI (11), HKI (8), PBA (8) dan ESy (1).
Disampaikan Rektor IAIN Metro, Enizar kepada wisudawan untuk bergegas mengambil seribu langkah beradaptasi dengan perkembangan dunia digital. Menurutnya dampak covid-19 tidak hanya menyadarkan masyarakat terkait menjaga pola hidup yang sehat, namun juga telah mendorong percepatan digitalisasi di berbagai lini kehidupan, “Kampus telah melakukan digitalisasi di berbagai bidang pelayanan, PTKIN berhasil meraih rekor MURI pelaksanaan SSE Online Se- Indonesia. Saatnya lulusan IAIN Metro membuktikan Kemampuannya bersaing dan menjadi penyelesai masalah bagi sekitar” tegasnya.
Rektor menyampaikan alumni IAIN Metro harus menunjukkan sikap intelektual muslim yang moderat dalam beragama ditengah perbedaan dan konflik yang kerap melanda Indonesia, “Alumni IAIN Metro harus mampu menebar perdamaian dan keserasian beragama, sebagaimana kehadiran islam itu sendiri yang merupakan rahmat bagi semesta alam” sambungnya.
Pada kesempatan ini pula Enizar mengapresiasi Dosen yang telah berhasil meraih gelar Doktor, Peresmian Program “Bedah Rumah” Bidikmisi, Prestasi Mahasiswa dan raihan kampus sebagai PTKIN pertama penerima sertifikat ISO (International Organzation for Standardization) 21001:2018 pada tanggal 12 Desember 2019 lalu.
Kolaborasi antara Satgas Covid-19 , Polres Metro, Polres Lampung Timur, Polsek Metro Timur dan Polsek Batanghari merupakan bentuk kewaspadaan dan gotong royong demi mewujudkan Prosesi Wisuda yang tetap produktif dan aman meski di tengah pandemi Covid-19. Selama Proses Wisuda berlangsung, Pihak Kepolisian bertugas untuk menciptakan ketertiban panitia dan peserta. Pihak Kepolisian juga memastikan untuk menjaga lingkungan agar tetap kondusif, sehingga peserta wisuda tetap menjaga jarak satu sama lain dan segera kembali ke rumah masing-masing. (Humas)