Metro, metrouniv.ac.id – Langkah mewujudkan IAIN Metro sebagai kampus berkelanjutan dan berwawasan lingkungan terus diupayakan oleh kampus IAIN Metro dengan slogan “Green Campus“. Salah satu wujud dari komitmen ini adalah kerjasama dengan PLN untuk penerapan penggunaan energi listrik berbasis energi terbarukan.
Hal tersebut disampaikan dalam kunjungan silaturahmi PLN ke IAIN Metro (Rabu-17/07/2024). Kunjungan tersebut dihadiri oleh Dewan Penasehat Green Campus IAIN Metro yang juga Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan, Prof. Suhairi, serta Ahmad Supardi yang merupakan Kepala Biro AUAK (Administrasi Umum, Akademik, dan Kemahasiswaan), bersama tim pengembangan kampus berkelanjutan dan berwawasan lingkungan IAIN Metro. Tim tersebut terdiri dari kepala bagian, kepala sub bagian, SPI, dan Humas.

Dalam kunjungan tersebut, beberapa paparan disampaikan oleh pihak PLN sebagai langkah IAIN Metro dalam mewujudkan kampus berkelanjutan dan berwawasan lingkungan sebagai Green Campus. Salah satu upaya tersebut adalah pemanfaatan listrik menggunakan pembangkit energi terbarukan.
PLN Metro diwakili oleh tim UP3 (Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan) dengan dua orang tim PAE (Priority Account Executive), Abu Bakar dan Kechia, Adi sebagai tim perencana, dan Pandi, Team Leader Niaga pada PLN UP3 Metro. Paparan tersebut menyampaikan ketersediaan pembangkit listrik dengan energi terbarukan yang dimiliki oleh PLN dapat digunakan oleh pelanggan, yang disampaikan secara paralel oleh tim PLN UP3 dan ULP (Unit Layanan Pelanggan) Metro yang dihadiri secara langsung oleh manajernya, Muqsita.
Pada kesempatan tersebut, Prof. Suhairi menyampaikan bahwa IAIN Metro telah berkomitmen mewujudkan kampus berkelanjutnan dan berwawasan lingkungan.
“IAIN Metro sejak beberapa tahun lalu telah merancang untuk mewujudkan kampus yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan atau Green Campus. Tahun 2023, IAIN Metro telah mengikuti pemeringkatan UI Green Metric yang diikuti oleh seluruh kampus global. Untuk mewujudkan peningkatan tersebut, salah satu penilaian adalah dengan penggunaan energi terbarukan dengan pembangkit yang tidak mencemari atau merusak lingkungan, salah satunya PLTS. Apakah PLN memiliki ketersediaan dan sistemnya seperti apa untuk mewujudkan ketersediaan energi tersebut? Dengan silaturahmi ini semoga bisa menjadi pemecahan atas pembangkit listrik sebagai sumber enrgi yang dimaksud tadi,” Ujar Prof. Suhairi.

Menanggapi hal tersebut, tim PLN menyampaikan bahwa PLN telah memiliki pembangkit dengan energi terbarukan.
“Pemenuhan energi listrik yang disediakan oleh PLN untuk pelanggan tentunya dengan menambah kapasitas pembangkit. PLN telah melakukan berbagai langkah untuk pemanfaatan energi terbarukan sebagai salah satu pembangkit listriknya. Dari beberapa pembangkit tersebut, selanjutnya dalam upaya pemenuhan energi listrik di seluruh wilayah dilakukan interkoneksi sehingga bisa saling menyuplai kebutuhan energi listriknya. Saat ini, PLN telah memiliki beberapa pembangkit listrik dengan energi terbarukan sebagai pembangkitnya. Di Lampung, telah ada pembangkit listrik Ulubelu sebagai salah satu pembangkit dengan energi terbarukan,” ujar tim PLN.
Lebih lanjut, tim PLN menyampaikan bahwa IAIN Metro dapat memanfaatkan energi terbarukan tersebut untuk mewujudkan Green Campus.
“Energi terbarukan yang telah dimiliki oleh PLN tersebut dapat dimanfaatkan oleh IAIN Metro sebagai salah satu pelanggannya. Dengan pemanfaatan tersebut, IAIN Metro akan mendapatkan sertifikat REC sebagai bukti bahwa IAIN Metro menggunakan energi listrik dengan energi terbarukan, dengan tambahan biaya sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Kechia, salah satu tim PLN.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Rektor I dan Kepala Biro AUAK IAIN Metro berkomitmen untuk menjadi kampus pertama di Provinsi Lampung yang mendukung proses penggunaan energi listrik PLN dengan energi terbarukan. (ss_humas)