Metro, metrouniv.ac.id – 24 Juli 2024, Hari ini, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Metro menggelar acara yudisium untuk 341 mahasiswa periode I tahun 2024. Acara berlangsung dengan haru dan penuh makna di Gedung Serba Guna Kampus I, di mana mahasiswa yang telah menyelesaikan perjalanan akademik di kampus ini dirayakan bersama.
Dalam sambutannya, Dekan FTIK, Dr. Zuhairi, M.Pd, menyampaikan rasa sukacita dan terima kasih atas dedikasi mahasiswa selama ini. Namun, beliau juga tidak menutupi kekhawatirannya atas jumlah mahasiswa FTIK yang meninggalkan kampus/lulus dalam tujuh bulan terakhir yang sudah mencapai 800 mahasiswa. Dekan menegaskan pentingnya mengajak calon mahasiswa baru sebagai pengganti agar keberlangsungan akademik FTIK tetap terjaga.

“Tidak ada yang lebih penting dari memastikan bahwa kepergian Anda dari sini tidak dibiarkan tanpa adanya pengganti yang layak,” ujar Dr. Zuhairi, mengingatkan seluruh hadirin tentang tanggung jawab untuk menjaga kontinuitas pengajaran dan pembelajaran di kampus IAIN Metro. Ia juga mengetuk empati para lulusan untuk berpartisipasi mensosialisasikan dan membawa calon mahasiswa baru ke kampus IAIN Metro, “Perguruan tinggi adalah orang tua akademik kalian yang telah melahirkan kesarjanaan kalian. Kini, saatnya bagi kalian untuk memberikan yang terbaik kembali dengan membawa calon mahasiswa baru,” tuturnya.

Beliau juga menekankan pentingnya menguasai lima kompetensi utama sebagai pendidik, diantaranya aspek akademik, profesionalisme (1 tahun program Pendidikan Profesi Guru), kepribadian, sosial, dan teknologi pembelajaran. Dekan juga mendorong mahasiswa untuk terus membentuk diri menjadi pribadi yang berkarakter jujur, kreatif, dan inovatif serta menjadi individu yang kritis dan komunikatif dalam bermasyarakat.
Acara yudisium ditutup dengan harapan bahwa para alumni FTIK akan menerapkan nilai-nilai yang telah mereka pelajari untuk terus berprestasi dan menjaga nama baik pribadi serta lembaga, melangkah ke dunia nyata dan memberikan kontribusi yang berarti bagi masyarakat dan bangsa. (Lk)